Legal etika dan batas layanan investigasi Bali
Trust & Safety

Legal, Etika, dan Batas Layanan

Investigasi profesional harus melindungi keputusan tanpa melanggar batas hukum.

Bali Investigator bekerja dengan prinsip legal-first. Tujuan kami adalah membantu klien memverifikasi fakta, bukan menyediakan jalan pintas yang berisiko seperti hacking, penyadapan ilegal, spyware, atau intimidasi.

Metode yang Dapat Dipertimbangkan

  • Review kronologi dan data awal yang diperoleh secara sah.
  • Verifikasi sumber terbuka dan dokumen yang relevan.
  • Observasi lapangan proporsional pada konteks yang sah.
  • Pemeriksaan lokasi, vendor, properti, reputasi, atau klaim bisnis.
  • Pelaporan fakta, indikasi, batasan, dan rekomendasi langkah aman.

Permintaan yang Ditolak

Digital Ilegal

Hacking, akses akun WhatsApp, email, cloud, GPS, perangkat, spyware, atau bypass keamanan.

Tekanan & Intimidasi

Ancaman, doxing, penyamaran sebagai aparat, pemaksaan akses, atau publikasi tuduhan mentah.

Privasi Klien

Informasi kasus dibahas bertahap sesuai kebutuhan. Klien tidak perlu mengirim dokumen sensitif lengkap pada pesan pertama. Data yang tidak diperlukan sebaiknya tidak dibagikan.

Batas Laporan

Laporan investigasi membantu keputusan dan konsultasi lanjutan, tetapi tidak menggantikan nasihat hukum dari pihak yang berwenang. Temuan selalu dibedakan antara fakta terverifikasi, indikasi, asumsi, dan informasi yang belum cukup.

FAQ Legal & Etika

Apakah bisa menyadap WhatsApp?

Tidak. Penyadapan, hacking, spyware, dan akses akun pribadi tidak disediakan.

Apakah observasi lapangan legal?

Bisa, jika objective sah, metode proporsional, dan tidak memasuki area privat tanpa hak.

Apakah laporan bisa dipakai untuk keputusan hukum?

Laporan dapat membantu konsultasi hukum, tetapi bukan pengganti nasihat dari profesional hukum.

Legal boundary

Permintaan yang langsung ditolak

Penolakan ini melindungi klien, pihak terkait, dan kredibilitas laporan. Investigasi profesional harus mengurangi risiko, bukan menciptakan masalah hukum baru.

Hacking & akses akunWhatsApp, email, cloud, media sosial, GPS, perangkat, password, OTP, atau bypass keamanan.
Spyware & penyadapanPemasangan aplikasi mata-mata, rekaman ilegal, intersepsi komunikasi, atau sadap tanpa hak.
Doxing & intimidasiMenyebarkan identitas, tekanan ke pihak terkait, ancaman, atau publikasi tuduhan mentah.
Penyamaran berisikoMengaku sebagai aparat, bank, platform, lawyer, atau lembaga resmi untuk memperoleh data.

Yang bisa dipertimbangkan

Verifikasi legal, review sumber terbuka, konfirmasi lapangan, cek konsistensi dokumen, pemetaan kronologi, dan laporan risiko dapat dipertimbangkan sesuai tujuan kasus.

Yang ditolak

Hacking, spyware, sadap ilegal, akses akun, OTP, intimidasi, stalking, doxing, pemaksaan, atau permintaan yang melanggar privasi tidak diterima.

Kenapa batasan penting

Batasan legal melindungi klien dari bukti yang tidak berguna, risiko hukum, dan kesalahan keputusan akibat metode yang terlalu agresif.